Tutorial Pencatatan Retur Tukar Barang ke Supplier

03-09-2026 13:46:34, Dibaca: 425

Tujuan

Proses ini digunakan ketika barang diretur ke supplier untuk ditukar dengan barang baru. Karena proses penukaran membutuhkan waktu, diperlukan penanda agar stok yang sedang dalam proses retur tetap dapat dipantau.

Langkah-Langkah

1. Siapkan Gudang Retur

Buat satu gudang baru dengan nama Gudang Retur.

Gudang ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk barang yang sedang menunggu proses penukaran dari supplier.


2. Pindahkan Barang ke Gudang Retur

Saat barang akan diretur ke supplier, lakukan Pemindahan Stok dari Gudang Utama ke Gudang Retur.

Dengan cara ini, stok di gudang utama akan berkurang dan barang yang sedang diproses retur dapat dipantau dengan mudah.


3. Buat Penjualan Konsinyasi

Ketika supplier mengambil barang yang diretur, buat transaksi Penjualan dengan Termin Konsinyasi dengan ketentuan berikut:

  • Buat Pelanggan baru menggunakan nama Supplier yang bersangkutan.

  • Masukkan barang yang diambil oleh supplier sesuai jumlahnya.

Transaksi ini berfungsi sebagai penanda bahwa barang tersebut sedang berada di pihak supplier untuk proses penukaran.

*Catatan: Setelah Penjualan Konsinyasi tersimpan, anda dapat melihat data barang yang berada di supplier (masih dalam proses penukaran) melalui Rekap Penjualan Konsinyasi. Selama transaksi penjualan konsinyasi tersebut belum dibatalkan, berarti barang masih berada di supplier.


4. Batalkan Penjualan Konsinyasi

Setelah supplier mengembalikan barang pengganti, lakukan Pembatalan Penjualan Konsinyasi yang telah dibuat sebelumnya.

Dengan demikian, status barang yang sebelumnya berada di supplier akan selesai.


5. Kembalikan Stok ke Gudang Utama

Terakhir, lakukan Mutasi Stok dari Gudang Retur kembali ke Gudang Utama.

Proses retur selesai dan stok barang kembali tersedia untuk dijual.


Ringkasan Alur

  1. Buat Gudang Retur.

  2. Mutasikan barang dari Gudang Utama → Gudang Retur.

  3. Saat supplier mengambil barang, buat Penjualan Konsinyasi menggunakan nama supplier sebagai pelanggan.

  4. Barang yang masih berada di supplier dapat dipantau melalui Rekap Penjualan Konsinyasi.

  5. Setelah barang pengganti diterima, batalkan Penjualan Konsinyasi.

  6. Mutasikan barang dari Gudang Retur → Gudang Utama.

Tutorial Cetak Barcode Produk dengan Erzap Label Designer & Barcode Printer

Tutorial Cetak Barcode Produk dengan Erzap Label Designer & Barcode Printer

15-08-2022 - Dibaca: 25182 kali.
Panduan lengkap cetak barcode produk dengan Erzap Label Designer. Setup QZ Tray, Java, konfigurasi barcode printer thermal ZPL, dan troubleshooting.
Baca selengkapnya...
Aplikasi POS Kasir Toko: Cara Kerja, Fitur QRIS & Perbandingan dengan Kasir Manual

Aplikasi POS Kasir Toko: Cara Kerja, Fitur QRIS & Perbandingan dengan Kasir Manual

16-05-2026 - Dibaca: 1380 kali.
Panduan lengkap aplikasi POS kasir toko: cara kerja, alur transaksi, fitur QRIS, perbandingan kasir manual vs digital, shortcut keyboard, dan FAQ.
Baca selengkapnya...
Tutorial Permohonan Approval Modul Penarikan Prive ERZAP ERP

Tutorial Permohonan Approval Modul Penarikan Prive ERZAP ERP

16-03-2024 - Dibaca: 2071 kali.
Tutorial lengkap permohonan approval modul penarikan prive ERZAP ERP. Panduan pengajuan, proses approval, dan finalisasi dari pemohon hingga approver.
Baca selengkapnya...
Tutorial Permohonan Approval Modul Permintaan Barang ERZAP ERP

Tutorial Permohonan Approval Modul Permintaan Barang ERZAP ERP

15-03-2024 - Dibaca: 3013 kali.
Panduan lengkap permohonan approval modul permintaan barang ERZAP ERP. Pelajari cara pengajuan, proses approval, dan finalisasi persetujuan dari approver.
Baca selengkapnya...
Tutorial Setting Printer Dot Matrix Kasir dan Printer Dot Matrix LX

Tutorial Setting Printer Dot Matrix Kasir dan Printer Dot Matrix LX

30-05-2022 - Dibaca: 18626 kali.
Tutorial lengkap setting Printer Dot Matrix Kasir dan LX untuk cetak struk di Back Office dan POS Web Erzap. Panduan instalasi Java, QZ Tray, dan konfigurasi printer.
Baca selengkapnya...