Tutorial Hutang Beban Erzap ERP

27-03-2024 14:49:16, Dibaca: 6831

Tampilan fitur Hutang Beban Erzap ERP

Fitur Hutang Beban memungkinkan pengguna untuk mencatat transaksi hutang yang bukan berasal dari transaksi pembelian dan bersifat beban, tanpa menambah nilai kas atau bank secara langsung. Dalam panduan ini, kita akan membahas secara rinci mengenai apa itu Hutang Beban dan bagaimana cara menggunakan fitur ini dalam Erzap ERP.

Apa itu Hutang Beban?

Hutang Beban adalah proses pencatatan transaksi hutang yang tidak terkait dengan pembelian barang atau jasa, namun merupakan beban bagi perusahaan. Contoh umum penggunaan Hutang Beban adalah ketika perusahaan menerima invoice untuk layanan berlangganan, seperti biaya langganan internet atau langganan perangkat lunak, yang belum dibayar saat invoice diterima. Dalam situasi ini, perusahaan akan mencatat jumlah yang harus dibayar sebagai Hutang Beban, dan pembayaran akan dilakukan di masa mendatang.

1. Pemberian Hak Akses Hutang Beban

Hak akses untuk fitur Hutang Beban Erzap ERP dapat diberikan melalui menu Administrator, pilih menu User, lalu klik menu Tipe User.

Menu Administrator untuk pengaturan user

Klik Edit pada tipe user yang ingin diberikan hak akses.

Tombol edit pada tipe user

Baca juga: Tutorial Menambahkan User Erzap

Pilih Akunting pada Daftar Fungsi.

Pilihan menu Akunting pada daftar fungsi

Kemudian tandai hak akses Hutang Lain - Hutang Beban sesuai dengan akses yang ingin diberikan.

Opsi hak akses Hutang Beban

Klik Simpan untuk menyimpan pengaturan.

Tombol Simpan pengaturan

Demikian pemberian hak akses untuk fitur Hutang Beban dapat diberikan.

Baca juga: Tutorial Tipe User dan Pengaturan Hak Akses


2. Pembuatan Hutang Beban

Berikutnya adalah proses pembuatan Hutang Beban. Klik menu Akunting pada dashboard, kemudian pilih menu Hutang.

Menu Akunting pada dashboard Erzap

Berikut adalah tampilan halaman Transaksi Hutang. Temukan Hutang Lain-lain.

Halaman Transaksi Hutang dengan menu Hutang Lain-lain

Berikut adalah menu Hutang Beban.

Menu Hutang Beban pada halaman Hutang

Klik Proses untuk masuk ke halaman Hutang Beban.

Tombol Proses untuk membuka halaman Hutang Beban

Catatan:
Proses pencatatan transaksi hutang di luar dari transaksi Pembelian yang bersifat beban (Tidak menambah nilai Kas/Bank).
Contoh: Catat hutang maintenance yang jatuh tempo, Bayar biaya servis aset kantor secara hutang.

Berikut adalah tampilan halaman Hutang Beban.

Halaman Hutang Beban kosong

Klik menu Buat Baru (+) untuk mulai membuat Hutang Beban.

Tombol Buat Baru untuk menambah hutang beban

Lengkapi formulir Tambah Hutang Beban. Kolom yang wajib diisi adalah sebagai berikut:

Kolom Keterangan
No. Faktur Nomor faktur wajib diisi saat membuat Hutang Beban.
Tanggal Jurnal Tanggal dibuatnya jurnal Hutang Beban.
Outlet Outlet asal Hutang Beban.
Akun Beban Akun Beban yang digunakan.
Supplier Supplier asal Hutang Beban.
Total Hutang Nominal total hutang.
Dokumen Upload bukti invoice/nota jika ada.

Baca juga: Tutorial Membuat Akun Beban pada Sistem Erzap ERP

Kemudian klik tombol Proses untuk menyelesaikan proses pembuatan Hutang Beban.

Formulir Tambah Hutang Beban yang sudah lengkap

Berikutnya akan terdapat notifikasi bahwa Hutang Beban telah berhasil dibuat. Data yang baru dibuat akan langsung ditambahkan pada tabel seperti gambar berikut.

Tabel Hutang Beban dengan data baru yang berhasil dibuat

Demikian proses untuk membuat Hutang Beban. Berikutnya adalah langkah-langkah untuk memproses Hutang Beban.


3. Memproses Hutang Beban

Gunakan fitur Pencarian pada halaman Hutang Beban untuk membantu menemukan data Hutang Beban yang ingin diproses. Kriteria pencarian dapat berdasarkan Outlet, No Faktur, Status Piutang, dan Supplier.

Fitur pencarian pada halaman Hutang Beban

3.1 Memproses Hutang Beban Penuh

Untuk memproses Hutang Beban, klik menu Proses pada data Hutang Beban. Dapat diperhatikan Status data Hutang Beban adalah Transaksi Baru.

Data Hutang Beban dengan status Transaksi Baru

Berikutnya masuk ke halaman Pembayaran Hutang Beban.

Halaman Pembayaran Hutang Beban

Lengkapi Jenis Pembayaran, Kas/Bank, nominal Dibayar, No Referensi, dan Bukti Pembayaran jika ada.

Formulir pembayaran hutang beban yang sudah lengkap

Kemudian tekan Simpan untuk menyelesaikan proses.

Tombol Simpan untuk menyimpan pembayaran

Akan muncul notifikasi Pembayaran telah berhasil dilakukan dan terjadi penambahan data transaksi pada tabel Rincian Transaksi.

Notifikasi pembayaran berhasil dan rincian transaksi

Berikut adalah tampilan Data Jurnal dari No Voucher, dimana terdapat informasi rinci mengenai transaksi yang terjadi.

Data jurnal dari nomor voucher pembayaran

Kembali ke halaman Hutang Beban, klik menu Lihat untuk melihat Rincian Transaksi.

Tombol Lihat untuk melihat rincian transaksi

Berikut adalah tampilan Rincian Transaksi Hutang Beban.

Tabel rincian transaksi hutang beban

Dapat diperhatikan Status data hutang beban yang sebelumnya Transaksi Baru, sudah berganti menjadi Lunas.

Status Hutang Beban berubah menjadi Lunas

3.2 Memproses Hutang Beban Sebagian

Berikutnya adalah contoh untuk memproses Hutang Beban Sebagian atau melakukan pembayaran secara bertahap. Sama seperti sebelumnya, klik menu Proses pada data Hutang Beban.

Data Hutang Beban untuk pembayaran sebagian

Berikutnya masuk pada halaman Pembayaran Hutang Beban.

Halaman pembayaran hutang beban untuk pembayaran bertahap

Dapat diperhatikan Total Hutang pada contoh adalah Rp500.000, namun nominal yang dimasukkan pada kolom Dibayar hanya Rp250.000. Sehingga masih terdapat Sisa Hutang sebesar Rp250.000.

Formulir pembayaran dengan nominal kurang dari total hutang

Kemudian klik Simpan.

Tombol Simpan untuk menyimpan pembayaran sebagian

Berikutnya adalah halaman Pembayaran Hutang Beban dengan proses pembayaran yang berhasil dilakukan. Dapat diperhatikan masih terdapat Sisa Hutang sebesar Rp250.000.

Halaman pembayaran dengan sisa hutang yang belum dibayar

Kembali pada halaman Hutang Beban, Status pada data Hutang Beban menjadi Diproses Sebagian.

Status Hutang Beban berubah menjadi Diproses Sebagian

Demikian adalah proses pembayaran Hutang Beban. Berikutnya adalah proses pembatalan hutang beban.


4. Membatalkan Hutang Beban

Untuk membatalkan Hutang Beban, klik menu Batalkan pada data Hutang Beban.

Tombol Batalkan pada data Hutang Beban

Berikutnya akan muncul validasi apakah Anda yakin untuk membatalkan transaksi ini. Jika Anda yakin, klik Ok.

Dialog konfirmasi pembatalan Hutang Beban

Berikutnya dapat diperhatikan data Hutang Beban tersebut sudah berganti Status menjadi Dibatalkan, seperti gambar berikut.

Data Hutang Beban dengan status Dibatalkan


Perbandingan: Cara Manual vs Dengan Erzap

Penambahan Harga Jual Berdasarkan Tipe Penjualan : Studi Kasus Penjualan via Go-Food

Penambahan Harga Jual Berdasarkan Tipe Penjualan : Studi Kasus Penjualan via Go-Food

31-10-2018 - Dibaca: 8529 kali.
Pada ERZ4P anda dapat menambahkan harga jual khusus untuk penjualan via Go-Food tanpa mengubah harga jual asli dengan menggunakan fitur Tipe Penjualan. Pada Tutorial ini kami akan menjelaskan Penambahan Harga Jual Berdasarkan Tipe Penjualan.
Baca selengkapnya...
Cara Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah

Cara Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah

20-10-2021 - Dibaca: 11053 kali.
Verifikasi Dua Langkah adalah metode keamanan yang digunakan user untuk mengantisipasi kebocoran data. User akan diminta untuk memasukan Kode OTP jika hendak login ke Sistem Erzap. Kode OTP akan dikirimkan ke alamat email pihak yang berwenang atau yang bertanggung jawab atas Kode OTP tersebut.
Baca selengkapnya...

Erzap ERP: Sistem ERP Cloud Indonesia untuk UKM

23-04-2026 - Dibaca: 161 kali.
Erzap adalah ERP cloud buatan Indonesia sejak 2013 — 17 modul, 5.000+ pengguna aktif, cocok untuk UKM retail, distribusi, elektronik, dan F&B.
Baca selengkapnya...
Tutorial Cetak Barcode Produk dengan Erzap Label Designer & Barcode Printer

Tutorial Cetak Barcode Produk dengan Erzap Label Designer & Barcode Printer

15-08-2022 - Dibaca: 22815 kali.
Panduan lengkap cetak barcode produk menggunakan Erzap Label Designer. Termasuk instalasi QZ Tray, Java, konfigurasi barcode printer, dan troubleshooting.
Baca selengkapnya...
Fitur Servis Multi Unit dan Multi Spare Part pada Erzap ERP

Fitur Servis Multi Unit dan Multi Spare Part pada Erzap ERP

28-04-2025 - Dibaca: 4410 kali.
Fitur Multi Unit & Multi Spare Part Erzap ERP memudahkan pencatatan beberapa perangkat dan komponen pengganti dalam satu transaksi servis yang terstruktur.
Baca selengkapnya...
Aspek Cara Manual Dengan Erzap ERP
Pencatatan Data Menulis manual di dokumen atau spreadsheet, rentan terhadap kesalahan Input data terstruktur melalui form digital, validasi otomatis
Pemrosesan Pembayaran Perhitungan manual, proses berlapis dan memakan waktu Otomatis menghitung sisa hutang, update status real-time
Pembayaran Bertahap Tracking manual, mudah lupa atau terlewat Sistem otomatis mencatat setiap pembayaran, status jelas (Diproses Sebagian)
Laporan & Audit Dokumen terpisah-pisah, sulit untuk rekonsiliasi Jurnal terintegrasi, laporan otomatis, trail audit lengkap
Kontrol Akses Sulit mengontrol siapa yang mengakses data Hak akses berbasis role, pengguna hanya akses fitur yang diberikan
Pembatalan & Koreksi Proses kompleks, risiko data tidak konsisten Fitur pembatalan terintegrasi, perubahan otomatis ke semua terkait