Tutorial Proses Purchase Order (PO) dengan Fitur Penerimaan Barang

30-01-2023 15:34:34, Dibaca: 16936

Banner Tutorial Proses Purchase Order

Pengertian dan Pentingnya Purchase Order (PO)

Purchase Order (PO) adalah dokumen resmi yang digunakan oleh perusahaan untuk memesan barang atau jasa dari supplier. PO mencakup informasi seperti jumlah, harga, dan tanggal pengiriman barang yang dipesan, serta informasi tentang pembayaran dan kondisi lain yang terkait dengan transaksi. PO bertindak sebagai kontrak antara perusahaan pemesan dan supplier, menjamin bahwa barang atau jasa yang dipesan akan diterima sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Mengapa Purchase Order Penting?

Purchase Order (PO) sangat penting dilakukan karena:

  • Meningkatkan efisiensi proses pembelian.
  • Menyediakan catatan resmi dan terpercaya dari transaksi pembelian.
  • Memastikan bahwa barang yang dipesan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.
  • Menjaga komunikasi yang jelas antara perusahaan pemesan dan supplier.
  • Membantu mengendalikan biaya dengan memastikan bahwa harga yang ditetapkan sudah sesuai dengan kesepakatan.

Divisi yang Terlibat dalam Proses PO

Adapun divisi yang secara umum terlibat dalam proses PO adalah:

  • Divisi Purchasing — Salah satu tugas dari divisi Purchasing adalah untuk membuat dan mengelola PO.
  • Divisi Gudang — Bertugas untuk menerima barang/stok.
  • Divisi Akunting — Bertugas untuk mencatat nota pembelian.

Keunggulan Fitur Penerimaan Barang PO

Fitur penerimaan barang PO di Erzap menawarkan efisiensi yang signifikan:

  • Satu PO dapat memiliki beberapa Penerimaan Barang
  • Beberapa Penerimaan Barang dapat digabungkan menjadi Satu Faktur Pembelian

Dengan fitur baru ini, penerimaan PO akan menjadi lebih efisien dan fleksibel. Stok dapat diterima secara parsial ataupun utuh (sekaligus) sesuai PO walaupun nota pembelian belum diberikan oleh supplier. Fitur ini memberikan kemungkinan untuk memproses beberapa penerimaan barang yang sudah diterima menjadi sebuah nota pembelian.

Siapa yang Membutuhkan Fitur Ini?

Fitur penerimaan barang PO sangat cocok untuk:

  • Kondisi supplier yang selalu telat mengirimkan invoice pembelian (barang diterima lebih dahulu).
  • Kondisi multi divisi, di mana divisi PO membuat PO, divisi gudang menerima barang, divisi akunting mencatat nota pembelian.
  • Kondisi barang dikirim ke gudang dan nota dikirim ke kantor oleh supplier.

Daftar Isi Tutorial

Tutorial Proses PO dengan Fitur Penerimaan Barang ini terdiri dari 4 bagian:

  1. Membuat Purchasing Order (PO)
  2. Menerima Purchasing Order (PO)
  3. Melihat Kondisi Stok
  4. Memproses Nota Purchasing Order

1. Membuat Purchasing Order (PO)

Mengaktifkan Fitur Penerimaan Barang PO

Fitur penerimaan barang PO dapat diaktifkan pada General Setting, dengan mengatur Alur Pembelian menjadi:

PO → Penerimaan Barang → Faktur Pembelian

Setting Alur Pembelian di General Setting

⚠ Catatan Penting

Sebelum mengaktifkan fitur ini, pastikan sudah tidak ada proses PO yang masih belum diproses/menggantung. Semua PO yang ada harus diproses terlebih dahulu.

Langkah-Langkah Membuat PO

Langkah 1: Membuat PO dapat dilakukan melalui menu PembelianPemesanan Barang (PO)Buat Baru.

Menu Pembelian untuk membuat PO baru

Langkah 2: Lengkapi formulir Pembuatan Pemesanan Barang dengan informasi berikut:

  • Supplier yang dituju
  • Outlet Pemesan
  • Untuk Gudang
  • Tanggal Pemesanan
  • Admin yang bertugas memesan
  • Keterangan (jika diperlukan)

Tambahkan Data Barang di bagian Tabel Daftar Barang dengan jumlah stok yang ingin dipesan serta harga beli dari produk tersebut.

Formulir Pembuatan Pemesanan Barang

ℹ Catatan

Harga yang diberikan pada saat membuat pemesanan barang akan menjadi Harga Modal bagi produk tersebut.

Langkah 3: Setelah formulir selesai dibuat, klik tombol Simpan untuk menyimpan PO.

Tombol Simpan Pemesanan Barang

Langkah 4: Sistem akan menampilkan Surat Pemesanan dari PO yang baru saja dibuat. Pada contoh di bawah, produk Kebaya Mawar Merah dipesan sebanyak 20 potong.

Surat Pemesanan Barang yang telah dibuat

Daftar PO yang sudah dibuat dapat dilihat kembali melalui menu Manajemen Data pada Pemesanan Barang PO.


2. Menerima Purchasing Order (PO)

Langkah-Langkah Menerima PO

Langkah 1: Penerimaan PO dapat dilakukan melalui menu InventoriPenerimaan BarangCatat Penerimaan.

Menu Inventori untuk Penerimaan Barang

Langkah 2: Pilih data PO yang akan dibuat penerimaannya, kemudian klik Proses untuk membuat penerimaan PO.

Tabel Daftar PO untuk Penerimaan Barang

ℹ Catatan

Penerimaan Barang PO dapat dilakukan lebih dari satu kali, menyesuaikan kondisi barang yang diterima.

Contoh: Jika PO kebaya sebanyak 20 potong, namun saat penerimaan stok yang datang hanya 10 potong, maka penerimaan PO dicatat sebanyak 10 potong. Penerimaan sisanya (10 potong) dapat dicatat kemudian.

Langkah 3: Lengkapi formulir Penerimaan Barang PO sesuai dengan data barang yang diterima.

Formulir Penerimaan Barang PO

Langkah 4: Setelah semua data sesuai, tekan tombol Simpan untuk melanjutkan proses penerimaan PO.

Tombol Simpan Penerimaan Barang PO

Langkah 5: Sistem akan menerbitkan Surat Penerimaan Barang. Pada contoh di bawah, dapat diperhatikan stok belum diterima seluruhnya (10 dari 20 potong).

Surat Penerimaan Barang (Penerimaan Pertama)

Contoh Penerimaan Parsial Kedua

Berikut adalah Penerimaan Barang yang kedua kalinya. Dapat diperhatikan pada tabel barang bahwa stok yang telah diterima secara total adalah 20 potong (sesuai dengan jumlah pesanan).

Surat Penerimaan Barang (Penerimaan Kedua - Lengkap)

Filter Status Pemesanan

ℹ Catatan

Data Pemesanan dapat dipisahkan berdasarkan statusnya:

  • Pesanan Baru — Pesanan yang baru dibuat
  • Diproses Sebagian — Pesanan yang sudah diproses sebagian, belum seluruhnya
  • Diproses Lengkap — Pesanan yang sudah diterima sepenuhnya

Filter Status Pemesanan Barang


3. Melihat Kondisi Stok

Stok Sebelum Penerimaan PO

Berikut adalah Data Produk yang digunakan sebagai contoh. Dapat diperhatikan stok sebelum dibuat penerimaan produk tersebut masih kosong.

Stok Produk Sebelum Penerimaan PO

Stok Setelah Penerimaan Parsial (10 Potong)

Berikut adalah kondisi stok saat PO baru diterima sebagian (10 potong). Dapat diperhatikan stok sudah bertambah 10 potong.

Stok Produk Setelah Penerimaan Parsial

Melihat Aktivitas Stok Detail

Aktivitas produk dapat dilihat dengan mengklik angka stok seperti gambar berikut.

Opsi Melihat Aktivitas Stok Produk

Aktivitas Stok Penerimaan Parsial

Berikut adalah aktivitas stok dengan contoh penerimaan PO sebagian. Dapat diperhatikan terjadi penambahan stok sebesar 10 potong untuk produk Kebaya Mawar.

Aktivitas Stok Penerimaan Parsial

Aktivitas Stok Penerimaan Lengkap

Berikut adalah Aktivitas Stok dengan produk yang sudah diterima seluruhnya. Terdapat dua kali penambahan stok yang berasal dari penerimaan PO dengan total stok yang diterima 20 potong.

Aktivitas Stok Penerimaan Lengkap


4. Memproses Nota Purchasing Order

Mengapa Perlu Proses Nota PO?

PO yang sudah diterima hanya akan menambah stok, namun nota dari PO tersebut belum diproses sehingga belum tercatat sebagai pembelian. Langkah ini diperlukan untuk mencatat transaksi pembelian secara formal.

Langkah-Langkah Memproses Nota PO

Langkah 1: Untuk memproses faktur penerimaan PO, pilih menu PembelianFaktur PembelianProses Penerimaan.

Menu Proses Penerimaan di Faktur Pembelian

Langkah 2: Cari data penerimaan barang pada tabel Daftar Data Penerimaan Barang. Pada contoh sebelumnya, PO diterima sebanyak dua kali, sehingga akan ada dua entri penerimaan.

Daftar Data Penerimaan Barang untuk Diproses

Memproses Penerimaan Satu Persatu

Penerimaan PO dapat diproses satu persatu dengan menandai checkbox pada kolom Daftar Pesanan. Berikut adalah contoh ketika hanya memilih satu penerimaan pesanan.

Memilih Satu Penerimaan untuk Diproses

Memproses Penerimaan Sekaligus

Gambar berikut adalah contoh ketika ingin memproses beberapa penerimaan pesanan sekaligus.

Memilih Beberapa Penerimaan untuk Diproses Sekaligus

Langkah 3: Kemudian tekan menu Proses untuk mulai memproses penerimaan pesanan.

Tombol Proses Penerimaan Pesanan

Lengkapi Data Transaksi Pembelian

Langkah 4: Sistem akan menampilkan halaman Pencatatan Transaksi Pembelian. Lengkapi formulir berikut:

  • Nomor Faktur — Nomor dari nota pembelian supplier
  • Tanggal Faktur — Tanggal penerbitan nota pembelian
  • Supplier — Supplier yang mengirimkan barang
  • Termin — Jangka waktu pembayaran
  • Form Pembayaran — Metode pembayaran yang digunakan

Formulir Pencatatan Transaksi Pembelian

Langkah 5: Tekan Simpan untuk menyimpan transaksi pembelian.

Tombol Simpan Transaksi Pembelian

Faktur Pem

Tutorial Permohonan Approval Modul Kas Keluar ERZAP ERP

Tutorial Permohonan Approval Modul Kas Keluar ERZAP ERP

16-03-2024 - Dibaca: 1388 kali.
Panduan lengkap permohonan approval modul Kas Keluar ERZAP ERP. Pelajari cara pengajuan dari pemohon, proses approval, hingga finalisasi persetujuan oleh approver.
Baca selengkapnya...
Penjualan Pulsa dengan Sistem ERZAP

Penjualan Pulsa dengan Sistem ERZAP

30-10-2018 - Dibaca: 14074 kali.
Tentu saja tanpa adanya pulsa, ponsel ada tidak akan dapat melakukan panggilan. Bahkan tanpa diisi pulsa pun anda tidak dapat terhubung ke internet karena provider menggunakan pulsa sebagai alat pembayaran unruk berlangganan paket data atau kuota. Karena termasuk sebagai kebutuhan sehari-hari, pulsa dijual dimana-mana. dari warung, kios, sampai swalayan. Sebagai salah satu produk andalan di kios dan swalayan, kami akan memberikan penjelasan metode Penjualan Pulsa dengan SIstem ERZ4P. Dengan menjual pulsa lewat sistem, dapat mempermudah anda menghitung penjualan pulsa. Sebab ERZ4P memiliki fitur untuk memilah penjualan berdasarkan kategori produk. Perhitungan Kas pun akan lebih mudah, karena ERZ4P dapat membedakan kas yang digunakan untuk penjualan barang dan juga penjualan pulsa pada outlet anda. 
Baca selengkapnya...
Jenis-Jenis Pricing Strategy dan Cara Memilih Strategi Harga yang Tepat

Jenis-Jenis Pricing Strategy dan Cara Memilih Strategi Harga yang Tepat

26-09-2022 - Dibaca: 19007 kali.
Panduan lengkap pricing strategy untuk bisnis: dari skimming, penetrasi, bundling, hingga diskon. Temukan strategi harga yang tepat untuk UKM Anda.
Baca selengkapnya...
Tutorial Perhitungan Bobot Servis Elektronik Berdasarkan Sparepart / Produk

Tutorial Perhitungan Bobot Servis Elektronik Berdasarkan Sparepart / Produk

19-05-2023 - Dibaca: 11382 kali.
Panduan lengkap pengaturan perhitungan bobot servis elektronik berdasarkan sparepart/produk di Erzap. Kelola prioritas, harga, dan komisi dengan mudah.
Baca selengkapnya...
Intip 5 Tips Menjaga Loyalitas Pelanggan agar Bisnis Anda tetap Jaya!

Intip 5 Tips Menjaga Loyalitas Pelanggan agar Bisnis Anda tetap Jaya!

08-02-2022 - Dibaca: 5229 kali.
Ingin pelanggan Anda loyal pada bisnis Anda? Ketahui tips-tips berikut ini!
Baca selengkapnya...