CARA MENGINPUTKAN RESI EKSPEDISI PADA MODUL PENJUALAN

20-04-2018 11:55:57, Dibaca: 20448


Resi merupakan bukti pengiriman yang berasal dari jasa logistik / ekspedisi. Umumnya mencantumkan beberapa informasi terkait pengiriman diantaranya, nama dan alamat tujuan, nama dan alamat pengirim, tanggal pengiriman, isi paket, nilai barang, jenis layanan, ongkos kirim dan lain-lain.

Pada tutorial ini kami akan simulasikan modulnya. Detail langkah-langkahnya adalah :

  1. Membuat faktur penjualan disertai detail pengiriman barang
  2. Menginputkan nomor resi pada invoice penjualan
  3. Melihat laporan rekap beban pada jurnal
     

Berikut ini cara menginputkan resi ekspedisi pada modul penjualan di ERZAP.


MEMBUAT FAKTUR PENJUALAN (BARANG DIKIRIM)


  1. Akseslah menu Penjualan > Faktur Penjualan > Buat baru (centang opsi "barang dikirim")


     
  2. Isikan keterangan pada Popup "Pengiriman Barang", yang akan tampil pada saat anda centang opsinya.


     
  3. Jika anda belum memiliki akun "Ekspedisi", maka anda bisa membuatnya terlebih dahulu dengan cara akses "Data Master > Ekspedisi > Buat Baru".


     
  4. Setelah itu isikan seluruh informasi mengenai transaksi penjualannya seperti biasa kemudian simpan.
     

Tahap pembuatan faktur penjualan dengan opsi barang dikirim telah sukses, maka kita akan melanjutkan ke tahap penginputan "RESI EKSPEDISI".


MENGINPUTKAN NOMOR RESI PADA INVOICE


  1. Akses manajemen data penjualan ( Penjualan > Faktur Penjualan > Manajemen Data )


     
  2. Tentukan No.Faktur yang akan diisikan Resi Ekspedisinya.


     
  3. Isikan No.Resi, Ongkos Kirim, penanggalan jurnalnya. Tentukan Akun Bebannya berikut Kas/Banknya.


     
  4. Maka invoice diatas telah tercatat Resi Ekspedisinya beserta Ongkos Kirim.
     

Transaksi beban atas ongkos kirim invoice diatas akan tercatat pada Laporan Jurnal & Rekap Beban. Untuk detailnya kita dapat melakukan cek sekarang.


MELIHAT LAPORAN REKAP BEBAN & JURNAL


  1.  Untuk melihat laporan rekap pada jurnal, akses menu Akunting > Jurnal > Manajemen Data.


     
  2. Pada halaman ini akan ditampilkan rinciannya sebagai berikut.


     
  3. Data telah tercatat.
     

 


Sekian tutorial 'Cara mengimputkan resi ekspedisi pada modul penjualan' dari kami, dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZ4P, Terima Kasih.  

Belum dapat bantuan Sistem yang Cerdas? Klik tombol dibawah untuk Registrasi ke Erzap.

Coba Gratis Sekarang!

Tutorial Pick Pack Alur : Cetak Resi → Kirim

18-04-2026 - Dibaca: 61 kali.
Optimalkan alur pengambilan, pengemasan, hingga pengiriman pesanan marketplace Anda dengan fitur pick pack Erzap ERP. Lebih cepat, akurat, dan terorganisir dalam satu sistem terintegrasi.
Baca selengkapnya...

Kenali Jenis-jenis Promosi Ini agar Bisnis Anda semakin dikenal!

05-03-2022 - Dibaca: 7791 kali.
Anda sedang menentukan promosi untuk toko Anda? Simak jenis-jenis promosi berikut agar Anda tidak salah pilih.
Baca selengkapnya...

8 Cara Efisien Untuk Meningkatkan Bisnis Kosmetik Anda

03-10-2024 - Dibaca: 2228 kali.
Temukan delapan cara efisien untuk meningkatkan pengelolaan bisnis kosmetik Anda dengan sistem Cloud ERP terintegrasi. Dari manajemen promosi hingga laporan penjualan, optimalkan efisiensi dan kinerja bisnis Anda dengan solusi yang tepat!
Baca selengkapnya...

Pembelian Konsinyasi

21-11-2018 - Dibaca: 21743 kali.
Pembelian Konsinyasi atau yang lebih dikenal dengan Titip Jual adalah salah satu bentuk pengadaan barang yang kerap digunakan pada usaha jenis Retail. Ini karena konsinyasi lebih menguntungkan kedua belah pihak (Supplier sebagai Konsinyor dan Toko sebagai Konsinyi) dibandingkan dengan pengadaan barang secara Beli-Putus. Pada sistem ERZ4P, Pembelian Konsinyasi dapat diterapkan. Ini dikarenakan ERZAP menyediakan opsi Konsinyasi pada saat pembuatan Faktur Pembelian.
Baca selengkapnya...

Kenali Pajak Masukan dan Pajak Keluaran!

07-08-2022 - Dibaca: 4454 kali.
Pajak Masukan yang merupakan pajak yang seharusnya sudah dibayar oleh PKP atas perolehan barang/jasa kena pajak, pemanfaatan BKP (Barang Kena Pajak) tidak berwujud dari luar daerah, dan impor BKP dalam masa pajak tertentu. Secara mekanisme pengkreditan pajak masukan membuat PKP yang dapat mengkreditkan pajak yang telah dibayar atas perolehan barang dan jasa dengan pajak keluaran yang dipungut ketika melakukan penyerahan barang. Sedangkan Pajak Keluaran merupakan pajak terutang yang wajib dipungut oleh PKP saat menyerahkan barang/jasa kena pajak, ekspor barang kena pajak berwujud/tidak berwujud, dan ekspor jasa kena pajak.
Baca selengkapnya...