Penerapan Penjualan Air Isi Ulang pada ERZAP

06-02-2019 15:58:11, Dibaca: 10736

Air Isi Ulang memang salah satu kebutuhan yang essensial, baik di rumah, di kantor, dimanapun itu. Menyadari penting nya menyediakan produk ini. hampir seluruh Toko Sembako, Mini Market dan toko toko kebutuhan pokok lainnya selalu menyiapkan stok Air Isi Ulang dalam jumlah besar.

Pada Tutorial kali ini kami akan menjelaskan penerapan Penjualan Air Isi Ulang dengan Sistem Erzap

Note : Tutorial ini juga dapat diaplikasikan pada Penjualan Gas Tabung

 

Terdapat 3 tahap dalam tutorial ini, yaitu;

A. Membuat Data Produk

B. Penerapan Pembelian

C. Penerapan Penjualan

 


A. Membuat Data Produk


Anda akan membuat 3 Produk : Galon, Air Isi Ulang, Air Isi Ulang + Galon

Galon

Galon disini adalah jumlah Galon yang tersedia pada Toko anda, baik berisi maupun kosong, Galon ini juga dapat anda jual bila Toko anda menyediakan pembelian galon kosong.

Air Isi Ulang

Adalah Galon yang berisi Air. Pembelian dan Penjualan Air Isi Ulang tidak akan mengurangi Stok Galon, tetapi hanya mengurangi Stok Air Isi Ulang itu sendiri.

Air Isi Ulang + Galon

Air dan Galon ini adalah gabungan dari Galon dan Air Isi Ulang. Air plus Galon ini digunakan saat Customer anda membeli galon pertama kali (Tanpa pengisian ulang).

 

Membuat Data Produk Galon


1. Akses Data Master > Produk > Satu Data

2. Isi Informasi Produk seperti pada contoh dibawah.Sesuaikan harga jual Galon pada Toko anda

Lalu Simpan Data dengan mengklik ikon save disamping kiri


 

Membuat  Data Produk Air Isi Ulang


1. Akses Data Master > Produk > Satu Data

2. Isi Informasi Produk seperti pada contoh dibawah.Sesuaikan harga jual Air Isi Ulang pada Toko anda

Lalu Simpan Data dengan mengklik ikon save disamping kiri

 

Membuat  Data Produk Air Isi Ulang + Galon


1. Akses Data Master > Produk > Satu Data

2. Isi Informasi Produk seperti pada contoh dibawah.Sesuaikan harga jual Air Isi Ulang + Galon pada Toko anda

 

3. Pada Opsi Sifat Produk, pilih Opsi Produk Berupa Paket/Menu.

4. Lalu isi kolom Komposisi Paket dengan data produk Galon dan Air Isi Ulang yang sudah anda buat sebelumnya.

5. Lalu Simpan Data dengan mengklik ikon save disamping kiri

 

Selesai, dan anda dapat menggunakan ketiga data tersebut pada Penjualan


B. Penerapan Pembelian


Sebagai Contoh, Outlet kami Erzap Denpasar, mengorder Galon dari Supplier sebanyak 15 buah dan dari 10 Galon tersebut diisi dengan Air Isi Ulang.

Jadi pada Sistem, Kami menginputkan 15 Galon dan 10 Air Isi Ulang.

Jumlah Galon kosong yang ada pada Toko adalah selisih dari Galon dan Air, yang pada saat ini terdapat sebanyak 5 buah pada Erzap Denpasar


C. Penerapan Penjualan


Sebagai contoh kembali, Customer kami bernama Bambang hendak membeli AIr Isi Ulang. Karena tidak memiliki Galon kosong dari rumah, Bambang harus membeli Air Isi Ulang plus dengan Galonnya

Jadi pada SIstem, yang dinputkan adalah Air Isi Ulang + Galon

Keesokan hari, Bambang membeli AIr Isi Ulang kembali di Outlet kami. Karena sudah membawa Galon Sendiri, Bambang hanya menukar Galon kosong nya dengan Galon yang berisi Air Isi Ulang.

Jadi pada Sistem, yang perlu diinputkan pada Penjualan adalah Air Isi Ulang

Dengan ini, Stok galon anda akan tetap dan tidak berubah, melainkan hanya stok Air Isi Ulangnya saja yang berkurang. 

Sekian Tutorial " Penerapan Penjualan Air Isi Ulang pada ERZAP " dari kami, Selamat Mencoba !!

Belum menggunakan Erzap? Coba Gratis sekarang!

 

 

Tutorial Membuat Permintaan Barang pada ERZAP

27-01-2024 - Dibaca: 6128 kali.
Permintaan Barang adalah pengajuan formal dari suatu departemen atau unit di dalam perusahaan untuk mendapatkan persetujuan pembelian barang atau jasa. Tujuannya adalah menyediakan proses terstuktur dalam permintaan barang atau jasa yang diperlukan oleh suatu bagian atau unit kerja. Dengan mengajukan permintaan ini, organisasi dapat mengontrol pengeluaran, memastikan kebutuhan barang atau jasa terpenuhi, dan memonitor alokasi anggaran.
Baca selengkapnya...

Pembayaran Hutang & Piutang menggunakan Cek/Giro Mundur

03-04-2019 - Dibaca: 32511 kali.
Tutorial berikut menjelaskan cara membayar hutang & piutang menggunakan Cek/Giro mundur
Baca selengkapnya...

Faktur Pajak Masukan

21-09-2020 - Dibaca: 11021 kali.
Mencatat Faktur Pajak Masukan itu Sulit Tanpa Bantuan Sistem! Dalam sebuah perusahaan baik dagang maupun jasa akan mengalami kesulitan dalam mencatat Faktur Pajak Masukan, mengapa begitu ? Karena Perusahaan tidak melakukan Pembelian terhadap satu Supplier (PKP) saja, namun dari banyak Supplier. Ditambah lagi, satu Supplier saja dapat melakukan banyak Penjualan ke Perusahaan anda dimana Penjualan dari mereka ini akan mengharuskan anda menerbitkan banyak Faktur Pajak Masukan. Maka dari itu dibutuhkan bantuan Sistem seperti Erzap contohnya. Fungsinya untuk melacak, mendata, dan memproses sekian banyak Faktur Pajak Masukan dari berbagai Supplier. Dalam Tutorial kali ini kami akan menjelaskan secara detail tentang memproses Faktur Pajak Masukan pada Sistem Erzap yang tentunya dapat anda lakukan dengan praktis !
Baca selengkapnya...

Cara Hitung THR Karyawan 2023

03-04-2023 - Dibaca: 2436 kali.
Artikel ini membahas tentang cara menghitung Tunjangan Hari Raya (THR) berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pembaca akan memperoleh informasi mengenai cara menghitung THR untuk karyawan tetap maupun karyawan kontrak, beserta dengan contoh perhitungan yang jelas dan mudah dipahami. Selain itu, artikel ini juga memberikan tips dan saran mengenai cara mengelola THR dengan efektif dan efisien di dalam perusahaan, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran dan pemrosesan administrasi THR. Dengan membaca artikel ini, pembaca akan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana melakukan perhitungan THR dan mengelola aspek keuangan di dalam perusahaan.
Baca selengkapnya...

Strategi Marketing Bisnis Selama Hari Raya Idul Fitri

03-04-2023 - Dibaca: 4201 kali.
Meta deskripsi untuk artikel tentang strategi marketing bisnis selama Hari Raya Idul Fitri: Artikel ini membahas tentang strategi pemasaran bisnis yang efektif selama Hari Raya Idul Fitri, mulai dari social media marketing, promosi diskon, hingga program loyalitas untuk pelanggan. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan berbagai strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan selama momen Lebaran.
Baca selengkapnya...